Idealisme Kami
Betapa inginnya kami agar bangsa ini mengetahui bahwa
Mereka lebih kami cintai daripada diri kami sendiri.
Kami berbangga ketika jiwa-jiwa kami gugur sebagai penebus bagi kehormatan mereka, jika memang tebusan itu yang diperlukan.
Atau menjadi harga bagi tegaknya kejayaan, kemuliaan, dan terwujudnya cita-cita mereka, jika memang itu harga yang harus dibayar.
Tiada sesuatu yang membuat kami bersikap seperti ini selain rasa cinta yang telah mengharu-biru hati kami, menguasai perasaan kami, memeras habis air mata kami, dan mencabut rasa ingin tidur dari pelupuk mata kami.
Betapa berat rasa di hati ketika kami menyaksikan bencana yang mencabik-cabik bangsa ini, sementara kita hanya menyerah pada kehinaan dan pasrah oleh keputusasaan.
Kami ingin agar bangsa ini mengetahui bahwa kami membawa misi yang bersih dan suci; bersih dari ambisi pribadi, bersih dari kepentingan dunia, dan bersih dari hawa nafsu.
Kami tidak mengharapkan sesuatupun dari manusia; tidak mengharap harta benda atau imbalan lainnya, tidak juga popularitas, apalagi sekadar ucapan terima kasih.
Yang kami harap adalah terbentuknya Indonesia yang lebih baik dan bermartabat serta kebaikan dari Allah, Pencipta alam semesta.
seperti PPSDMS, mengadaptasi petuah seorang intelektual Muslim abad ini
. Smoga terwujud sgala impian. Hamasah…
syaefudin
September 30, 2009 at 5:15 pm
like this
egastory
October 14, 2009 at 2:53 am
Ini sih bukan seperti PPSDMS; ini emang PPSDMS.
“…mencabut rasa ingin tidur dari pelupuk mata kami.” -___-
tangguhaltria
January 31, 2010 at 2:59 pm
musti baca2 lagi….biar kagak kelupaan kaya sekarang…
zeonk
June 12, 2010 at 5:36 pm