khuzaifah hanum

share to others

Archive for the ‘cermin jiwa’ Category

#1 Pagi yang Indah

with 11 comments

Beberapa waktu yang lalu, aku membaca sebuah surat elektronik dari salah seorang teman ku. Judulnya “Surat Cinta untuk Calon Istri Ku”. Isinya begitu romantis sekali. Tak ku sangka, ia begitu berani menuliskannya, bahkan mengirimnya secara terbuka kepada beberapa milis serta memposting surat tersebut di blog pribadinya.

Sejenak aku merenung, ia saja yang belum jelas istrinya, berani menulis dan mempublikasikannya seperti itu. Sepertinya, aku lebih pantas menulis seperti itu, untuk istriku ya..

Read the rest of this entry »

Written by hanumisme

October 5, 2010 at 12:01 am

Posted in cermin jiwa

Adalah Engkau

with 2 comments

Adalah engkau dia yang ku rindu
Tuk menjadi bunga di hatiku
Menjadi peneduh kalbu
Di perjalananku

Tibalah waktu yang telah ku rindu
Tuk selalu bersama dengan mu
Tlah terbuka pintu itu
Akad tlah terucap sudah
Dinda marilah melangkah

Dinda temanilah aku di setiap detik ku
Dengan doamu
Bila terpisahkan waktu
Tetaplah di sini di dalam hatiku

Ya Rabbi izinkanlah kami
Untuk terjaga selalu di jalan-Mu
Dinda doamu laksana pelepas dahaga
Di lelahnya jiwa

Adalah engkau dia yang kurindu
Tuk selalu hadir dihidupku
Mengiringi setiap langkah saat menuju
Acuan hidup ini

.

-seismic-

Written by hanumisme

February 26, 2010 at 4:00 pm

Posted in cermin jiwa

Untuk Mereka

leave a comment »

Tuhan,

Sepertinya ku tak perlu menyampaikan seperti ini

Yang mungkin sekedar retorika belaka

Tapi, ini bukan untuk Mu

Tapi, ini untuk mereka yang senantiasa bertanya

Read the rest of this entry »

Written by hanumisme

December 30, 2009 at 2:44 am

Posted in cermin jiwa

Wahai Dunia

leave a comment »

Wahai dunia, pergilah engkau!

Aku sudah tidak mempunyai apa-apa lagi untuk kau ambil

Jejak-jejak usaha yang dahulu aku banggakan

Begitu saja engkau rengkuh tak tersisa

.

Wahai dunia, pergilah engkau!

Aku sudah tidak memiliki apa-apa lagi untuk kau rebut

Tetesan jejak karya yang dahulu aku bersamanya

Begitu saja engkau himpun dan berlalu

.

Read the rest of this entry »

Written by hanumisme

December 27, 2009 at 8:22 am

Posted in cermin jiwa

Kelapangan

with one comment

Bukankah Kami telah melapangkan dadamu?,

dan, Kami pun telah menurunkan bebanmu dari mu,

yang memberatkan punggungmu,

dan Kami tinggikan sebutanmu bagi mu.

Maka sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan,

sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan.

Maka apabila engkau telah selesai, tetaplah bekerja keras,

dan hanya kepada Rabbmu lah engkau berharap.

(al-Insyirah: 1-8)

Written by hanumisme

December 22, 2009 at 7:31 am

Posted in cermin jiwa

Tentang Harap

leave a comment »

Dalam ujung waktu itu

Harap bertanya dalam diam

Mengapa ia harus ada

Tak ada kata-kata yang mampu bercerita

Kalam pun terpaku senyap

Bahasa yang terbiasa bersuara

Kini, pergi dalam hilang

Seiring suara yang tenggelam dalam sepi

Read the rest of this entry »

Written by hanumisme

December 17, 2009 at 6:57 am

Posted in cermin jiwa

Persimpangan Masa

leave a comment »

Dalam setiap jengkal waktu yang dahulu selalu ku lalui

Detik-detik itu kini hadir dalam serpihan makna yang memunculkan tanya

Kegamangan seakan kini hadir menjadi sosok yang buas

Meruntuhkan setiap celah yang biasa ku anggap itu sebagai harap

Setiap kali bertampak, mereka mengkritisi setiap puing keyakinan

Yang hingga kini masih mencoba tegak berdiri, di ujung yang mulai redup memudar Read the rest of this entry »

Written by hanumisme

December 4, 2009 at 3:39 am

Posted in cermin jiwa

Pelangi

leave a comment »

Terima kasih yaa Rabb,

Engkau menghadirkannya dengan keindahan Read the rest of this entry »

Written by hanumisme

November 14, 2009 at 7:26 pm

Posted in cermin jiwa

Waktu ku..

leave a comment »

waktu

dunia adalah waktu ku,

yang ketika itu, penghabisanku tak kembali lagi kepada ku

hanya tali ukhuwah yang mampu membuat semuanya menjadi bermakna

dalam rantai ingatan yang membekas, dan tak kan terlupa

seperti hujan yang tercipta menyejukkan bumi

atau matahari yang selalu menyinari

terima kasih ya Allah, telah menghadirkan mereka

sahabat yang selalu menyemangati

dan menentramkan hati,

dan untuk kesyukuran ini..

- saat matahari masih sepenggalah naik

Written by hanumisme

October 6, 2009 at 10:00 am

Posted in cermin jiwa

Hujan..

with 2 comments

hujan1

berharap engkau kan terus di sini

menyejukkan lelahnya hari

mendekap setiap asa dalam kedamaian

jangan engkau pergi, sebelum pelangi hadir di sini

dalam indahnya harap..


- menjelang hujan terhenti di satu senja

Written by hanumisme

September 30, 2009 at 4:24 am

Posted in cermin jiwa

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.